Setiap panel di alamat publik terus-menerus dicoba oleh mesin yang menyisir daftar nama pengguna dan kata sandi yang bocor. Banyaknya bukan pertanda Anda sedang dibidik. Ia menjadi pembobolan pada detik sebuah akun memakai kata sandi yang muncul di salah satu daftar itu.

Lihat apa yang sedang terjadi

sudo grep -c "Failed password" /var/log/auth.log
sudo awk '/Failed password/ {print $(NF-3)}' /var/log/auth.log | sort | uniq -c | sort -rn | head

Empat hal yang mengakhirinya

  • Dua faktor pada setiap akun pengelola. Kata sandi yang benar saja jadi tidak lagi cukup - lihat dua faktor pada panel.
  • Pembatasan laju, supaya sebuah mesin hanya dapat segenggam percobaan semenit, bukan ribuan - lihat membatasi laju titik masuk.
  • Fail2ban, untuk melarang alamat itu setelah beberapa kegagalan - lihat apa yang dihentikan Fail2ban.
  • Tanpa akun bersama. Satu orang, satu akun, supaya satu pencabutan benar-benar satu pencabutan.

Ganti nama admin, tapi jangan bersandar padanya

Mengubah nama pengguna yang kentara menghapus sebagian besar derau otomatis, sebab daftar mereka pendek di nama pengguna dan panjang di kata sandi. Itu bukan perlindungan: namanya biasanya bisa ditemukan dari situsnya sendiri.

Batasi dari mana panelnya menjawab sama sekali

# nginx: the panel only answers to the office
location /admin/ {
    allow 203.0.113.0/24;
    deny all;
}
Masuk yang berhasil dari negara yang tak diduga, pada jam yang tak biasa, sesudah rentetan panjang kegagalan - itulah pola yang berarti. Beri peringatan pada keberhasilannya, bukan pada kegagalannya: kegagalan itu terus-menerus dan lama-lama semua orang berhenti membacanya.
Kalau Anda menemukan satu akun telah dibobol, mengganti kata sandinya bukanlah akhir perkara. Baca mengenali situs yang telah dibobol sebelum menganggap urusannya berhenti di situ.