Halaman kosong dengan status 200 berarti PHP menabrak galat fatal sementara display_errors sedang mati. Galatnya ada; ia ditulis ke sebuah catatan, bukan ke layar. Tak ada yang rusak sampai tak bisa diperbaiki, dan catatannya akan menyebutkan berkas serta barisnya.
Baca catatannya, jangan nyalakan display_errors
Menyalakan galat di peramban memperlihatkan jalur berkas Anda kepada siapa pun yang membuka halaman itu. Catatannya memuat keterangan yang sama dan tak memperlihatkannya kepada siapa pun.
tail -40 /var/log/php8.3-fpm.log
# or, if the site sets its own:
tail -40 /path/to/site/error_log
Kalau catatannya kosong
Berarti PHP tak pernah sampai cukup jauh untuk menulis satu pun. Dua sebab, menurut urutan kemungkinannya:
- Memori — Skrip yang melampaui memory_limit dibunuh sebelum sempat mencatat apa pun. Naikkan sementara untuk melihat galatnya yang sungguhan:
memory_limit = 512M - Kesalahan tata tulis di sebuah berkas yang disertakan — php -l menyebut namanya:
php -l wp-config.php
Khusus di WordPress
Sembilan dari sepuluh kali, biangnya adalah pengaya atau tema yang diperbarui beberapa menit sebelumnya. Ganti nama direktori pengayanya - situsnya kembali dengan semua pengaya mati, dan mengembalikan namanya satu per satu menemukan biangnya.
mv wp-content/plugins wp-content/plugins.off
# site loads? rename back and re-enable one at a time
define("WP_DEBUG_LOG", true); ke wp-config.php. Galatnya pergi ke wp-content/debug.log dan bukan ke layar.