Mengapa Mencadangkan Basis Data Anda?
Cadangan basis data berkala melindungi Anda dari:
- Penghapusan data tak sengaja
- Peretasan atau serangan malware
- Pembaruan atau migrasi yang gagal
- Kegagalan perangkat keras
- Kesalahan manusia
Praktik terbaik: buat cadangan sebelum perubahan besar seperti pembaruan, migrasi, atau pemasangan plugin baru.
Mencadangkan lewat phpMyAdmin
Mengekspor Basis Data
- Buka phpMyAdmin dari EGPNL
- Pilih basis data Anda di panel kiri
- Klik tab Ekspor
- Pilih metode ekspornya:
- Cepat: pengaturan bawaan, cocok untuk sebagian besar keadaan
- Khusus: pilihan lebih banyak untuk pengguna tingkat lanjut
- Format: SQL
- Klik Jalankan untuk mengunduh berkas .sql-nya
Pilihan Ekspor Khusus
Untuk ekspor khusus, pertimbangkan pilihan berikut:
- Kompresi: gzip — memperkecil ukuran berkas secara berarti
- Tambahkan DROP TABLE: berguna untuk penggantian penuh
- Hanya data: mengekspor datanya tanpa strukturnya
- Tabel tertentu: pilih hanya tabel yang diperlukan
Mengimpor lewat phpMyAdmin
- Buka phpMyAdmin
- Pilih basis data tujuannya (atau buat yang baru dan kosong)
- Klik tab Impor
- Klik Pilih Berkas lalu pilih berkas .sql atau .sql.gz Anda
- Biarkan pengaturan lainnya seperti bawaan
- Klik Jalankan
Peringatan impor: mengimpor akan menimpa tabel yang bernama sama. Pastikan Anda mengimpor ke basis data yang benar!
Mengimpor Berkas Besar
Bila berkas cadangan Anda melebihi batas unggahan:
- Kompres ke format .sql.gz
- Unggah lewat Pengelola Berkas lalu impor dari server
- Pakai impor lewat baris perintah (lihat di bawah)
- Pecah menjadi berkas yang lebih kecil
Mencadangkan lewat Baris Perintah
Untuk basis data besar atau otomatisasi, pakai SSH:
Ekspor (mysqldump)
# Basic export
mysqldump -u username -p database_name > backup.sql
# With compression
mysqldump -u username -p database_name | gzip > backup.sql.gz
# Specific tables only
mysqldump -u username -p database_name table1 table2 > backup.sql
# All databases
mysqldump -u username -p --all-databases > all_databases.sql
Impor (mysql)
# Import SQL file
mysql -u username -p database_name < backup.sql
# Import gzipped file
gunzip < backup.sql.gz | mysql -u username -p database_name
# Import with progress (for large files)
pv backup.sql | mysql -u username -p database_name
Sistem Cadangan EGPNL
Cadangan Manual
- Buka Cadangan di EGPNL
- Pilih Cadangan Basis Data
- Pilih basis data yang akan dicadangkan
- Klik Buat Cadangan
- Unduh setelah selesai
Cadangan Otomatis
- Buka Cadangan → Cadangan Terjadwal
- Aktifkan cadangan otomatis
- Tetapkan frekuensinya (harian, mingguan)
- Pilih lama penyimpanannya
- Sertakan basis data dalam cadangannya
Penyimpanan: cadangan otomatis memakai penyimpanan hosting Anda. Pantau ukurannya dan sesuaikan lama penyimpanannya bila perlu.
Memulihkan dari Cadangan
Lewat EGPNL
- Buka Cadangan di EGPNL
- Cari cadangan Anda dalam daftar
- Klik Pulihkan
- Pilih pemulihan basis data
- Konfirmasikan lalu tunggu selesai
Lewat phpMyAdmin
- Hapus tabel yang ada (bila melakukan pemulihan penuh)
- Impor berkas cadangannya
- Pastikan keutuhan datanya
Praktik Terbaik Pencadangan
- Jadwal rutin: harian untuk situs yang aktif
- Sebelum berubah: selalu cadangkan sebelum pembaruan
- Simpan di luar: simpan salinannya di penyimpanan awan
- Uji pemulihannya: pastikan cadangannya berfungsi secara berkala
- Beberapa salinan: simpan beberapa versi cadangan
- Sertakan berkas: cadangkan basis data DAN berkasnya
Aturan 3-2-1: simpan 3 salinan data Anda, pada 2 jenis media berbeda, dengan 1 salinan di luar lokasi.
Mengatasi Masalah
Impor Gagal — Waktu Habis
Impor besar bisa kehabisan waktu. Solusinya:
- Pakai impor lewat baris perintah
- Pecah berkas SQL-nya menjadi bagian yang lebih kecil
- Impor tabelnya satu per satu
Masalah Pengodean Karakter
Bila teksnya berantakan setelah diimpor:
- Pastikan ekspor dan impornya memakai pengodean yang sama (UTF-8)
- Tambahkan
--default-character-set=utf8mb4ke perintahnya
Apakah artikel ini membantu?