Mengapa Mencadangkan Basis Data Anda?

Cadangan basis data berkala melindungi Anda dari:

  • Penghapusan data tak sengaja
  • Peretasan atau serangan malware
  • Pembaruan atau migrasi yang gagal
  • Kegagalan perangkat keras
  • Kesalahan manusia
Praktik terbaik: buat cadangan sebelum perubahan besar seperti pembaruan, migrasi, atau pemasangan plugin baru.

Mencadangkan lewat phpMyAdmin

Mengekspor Basis Data

  1. Buka phpMyAdmin dari EGPNL
  2. Pilih basis data Anda di panel kiri
  3. Klik tab Ekspor
  4. Pilih metode ekspornya:
    • Cepat: pengaturan bawaan, cocok untuk sebagian besar keadaan
    • Khusus: pilihan lebih banyak untuk pengguna tingkat lanjut
  5. Format: SQL
  6. Klik Jalankan untuk mengunduh berkas .sql-nya

Pilihan Ekspor Khusus

Untuk ekspor khusus, pertimbangkan pilihan berikut:

  • Kompresi: gzip — memperkecil ukuran berkas secara berarti
  • Tambahkan DROP TABLE: berguna untuk penggantian penuh
  • Hanya data: mengekspor datanya tanpa strukturnya
  • Tabel tertentu: pilih hanya tabel yang diperlukan

Mengimpor lewat phpMyAdmin

  1. Buka phpMyAdmin
  2. Pilih basis data tujuannya (atau buat yang baru dan kosong)
  3. Klik tab Impor
  4. Klik Pilih Berkas lalu pilih berkas .sql atau .sql.gz Anda
  5. Biarkan pengaturan lainnya seperti bawaan
  6. Klik Jalankan
Peringatan impor: mengimpor akan menimpa tabel yang bernama sama. Pastikan Anda mengimpor ke basis data yang benar!

Mengimpor Berkas Besar

Bila berkas cadangan Anda melebihi batas unggahan:

  • Kompres ke format .sql.gz
  • Unggah lewat Pengelola Berkas lalu impor dari server
  • Pakai impor lewat baris perintah (lihat di bawah)
  • Pecah menjadi berkas yang lebih kecil

Mencadangkan lewat Baris Perintah

Untuk basis data besar atau otomatisasi, pakai SSH:

Ekspor (mysqldump)

# Basic export
mysqldump -u username -p database_name > backup.sql

# With compression
mysqldump -u username -p database_name | gzip > backup.sql.gz

# Specific tables only
mysqldump -u username -p database_name table1 table2 > backup.sql

# All databases
mysqldump -u username -p --all-databases > all_databases.sql

Impor (mysql)

# Import SQL file
mysql -u username -p database_name < backup.sql

# Import gzipped file
gunzip < backup.sql.gz | mysql -u username -p database_name

# Import with progress (for large files)
pv backup.sql | mysql -u username -p database_name

Sistem Cadangan EGPNL

Cadangan Manual

  1. Buka Cadangan di EGPNL
  2. Pilih Cadangan Basis Data
  3. Pilih basis data yang akan dicadangkan
  4. Klik Buat Cadangan
  5. Unduh setelah selesai

Cadangan Otomatis

  1. Buka CadanganCadangan Terjadwal
  2. Aktifkan cadangan otomatis
  3. Tetapkan frekuensinya (harian, mingguan)
  4. Pilih lama penyimpanannya
  5. Sertakan basis data dalam cadangannya
Penyimpanan: cadangan otomatis memakai penyimpanan hosting Anda. Pantau ukurannya dan sesuaikan lama penyimpanannya bila perlu.

Memulihkan dari Cadangan

Lewat EGPNL

  1. Buka Cadangan di EGPNL
  2. Cari cadangan Anda dalam daftar
  3. Klik Pulihkan
  4. Pilih pemulihan basis data
  5. Konfirmasikan lalu tunggu selesai

Lewat phpMyAdmin

  1. Hapus tabel yang ada (bila melakukan pemulihan penuh)
  2. Impor berkas cadangannya
  3. Pastikan keutuhan datanya

Praktik Terbaik Pencadangan

  • Jadwal rutin: harian untuk situs yang aktif
  • Sebelum berubah: selalu cadangkan sebelum pembaruan
  • Simpan di luar: simpan salinannya di penyimpanan awan
  • Uji pemulihannya: pastikan cadangannya berfungsi secara berkala
  • Beberapa salinan: simpan beberapa versi cadangan
  • Sertakan berkas: cadangkan basis data DAN berkasnya
Aturan 3-2-1: simpan 3 salinan data Anda, pada 2 jenis media berbeda, dengan 1 salinan di luar lokasi.

Mengatasi Masalah

Impor Gagal — Waktu Habis

Impor besar bisa kehabisan waktu. Solusinya:

  • Pakai impor lewat baris perintah
  • Pecah berkas SQL-nya menjadi bagian yang lebih kecil
  • Impor tabelnya satu per satu

Masalah Pengodean Karakter

Bila teksnya berantakan setelah diimpor:

  • Pastikan ekspor dan impornya memakai pengodean yang sama (UTF-8)
  • Tambahkan --default-character-set=utf8mb4 ke perintahnya