Mengapa Autentikasi Email Penting
Autentikasi email membantu mencegah spam dan penipuan dengan memastikan pesan memang berasal dari domain Anda. Konfigurasi yang benar meningkatkan keterkiriman dan mencegah pemalsuan.
SPF (Kerangka Kebijakan Pengirim)
SPF menentukan server mana yang boleh mengirim email atas nama domain Anda.
Menambahkan Catatan SPF
- Buka Domain → Zona DNS di EGPNL
- Tambahkan catatan TXT baru
- Nama:
@(atau biarkan kosong) - Nilai: catatan SPF Anda (lihat contoh di bawah)
- Simpan catatannya
Catatan SPF Dasar
v=spf1 a mx ~all
Ini mengizinkan catatan A domain Anda dan server MX-nya mengirim email.
SPF dengan Layanan Eksternal
Bila memakai layanan email tambahan seperti Google Workspace atau Mailchimp:
v=spf1 a mx include:_spf.google.com include:servers.mcsv.net ~all
include: bisa membuatnya gagal. DKIM (Surat Teridentifikasi Kunci Domain)
DKIM menambahkan tanda tangan digital pada email, membuktikan pesannya tak diubah di perjalanan.
Mengaktifkan DKIM
- Buka Email → DKIM di EGPNL
- Pilih domain Anda
- Klik Aktifkan DKIM
- Salin catatan DKIM yang dihasilkan
- Tambahkan sebagai catatan TXT di DNS Anda
Format Catatan DKIM
Name: default._domainkey
Type: TXT
Value: v=DKIM1; k=rsa; p=MIGf...long-key...
DMARC (Autentikasi Pesan Berbasis Domain)
DMARC memberi tahu server penerima apa yang harus dilakukan ketika pemeriksaan SPF atau DKIM gagal.
Menambahkan Catatan DMARC
- Buka Zona DNS di EGPNL
- Tambahkan catatan TXT
- Nama:
_dmarc - Nilai: kebijakan DMARC Anda
Kebijakan DMARC
Hanya pantau (mulai dari sini)
v=DMARC1; p=none; rua=mailto:dmarc@yourdomain.com
Mengirim laporan tanpa menolak email.
Karantina
v=DMARC1; p=quarantine; rua=mailto:dmarc@yourdomain.com
Email yang gagal masuk ke folder spam.
Tolak
v=DMARC1; p=reject; rua=mailto:dmarc@yourdomain.com
Email yang gagal ditolak sepenuhnya.
Perkakas Verifikasi
Periksa penyiapan autentikasi email Anda:
Penyiapan yang Disarankan
Demi keterkiriman terbaik, terapkan ketiganya:
- Tambahkan catatan SPF (wajib)
- Aktifkan penandatanganan DKIM (disarankan)
- Tambahkan catatan DMARC yang dimulai dengan p=none (disarankan)
- Pantau laporan DMARC
- Beralih bertahap ke kebijakan DMARC yang lebih ketat
Apakah artikel ini membantu?