Sertifikat sering digambarkan sebagai yang membuat sebuah situs aman, dan itu membuat orang memercayai gembok di situs yang sama sekali tak layak dipercaya. Ia membuktikan dua hal tertentu, dan tak satu pun dari keduanya adalah bahwa usahanya jujur.

Apa yang dibuktikannya

  • Bahwa Anda sedang berbicara dengan pemegang nama domain ini. Seseorang telah membuktikan kepada otoritas sertifikat bahwa ia menguasai domain itu.
  • Bahwa tak seorang pun di tengah jalan bisa membaca atau mengubah lalu lintasnya. Sambungannya dienkripsi dan keutuhannya diperiksa.

Apa yang tidak dibuktikannya

  • Bahwa perusahaan di balik domain itu ada, atau layak dipercaya.
  • Bahwa situsnya bukan halaman pengelabuan - situs pengelabuan punya sertifikat yang sah, dan kebanyakan memang punya.
  • Bahwa aplikasinya aman. Sertifikat melindungi kabelnya, bukan kode di baliknya.

Bagaimana pembuktiannya dilakukan

Dengan tiga cara, yang semuanya membuktikan penguasaan atas domainnya: menyajikan berkas tertentu di alamat tertentu, menjawab di porta 443 dengan sertifikat tertentu, atau menerbitkan catatan TXT di DNS. Yang terakhir adalah satu-satunya cara yang bisa menerbitkan sertifikat kartu bebas.

# what a certificate says about itself
openssl s_client -connect yourdomain.com:443 -servername yourdomain.com < /dev/null 2>/dev/null \
  | openssl x509 -noout -subject -issuer -dates

Rantainya adalah separuh yang lain

Sertifikat Anda ditandatangani sebuah perantara, yang ditandatangani sebuah akar yang sudah dipercayai perambannya. Sajikan rantainya secara tak lengkap dan sebagian klien tak bisa memverifikasinya - lihat rantai sertifikat yang tidak lengkap.

Yang artinya

Mengajari pelanggan mencari gembok sebagai bukti keabsahan kini adalah nasihat yang menyesatkan. Ia membuktikan sambungannya, bukan pihak lawannya. Yang layak dibaca adalah nama domain di bilah alamat.

Sertifikat gratis membuktikan persis sebanyak yang dibuktikan sertifikat berbayar - lihat Let's Encrypt dibandingkan sertifikat berbayar.